UX Copywriting dan Ciri Khasnya Dalam Dunia Marketing

Tampilan menjadi salah satu elemen penting dalam penulisan copywriting. Tanpanya, maka para pembaca akan sakit mata ketika membaca tulisan kita.

Dikenal dengan istilah UX Copywriting, tekhnik ini harus mampu membuat tampilan copywriting kita menjadi terlihat begitu indah, mudah dibaca, dan berinteraksi dengan calon pelanggan secara penuh.

Ada banyak elemen penting yang harus kamu masukan ke dalam UX Copywriting, seperti misalnya tombol-tombol, label menu, catatan, syarat dan ketentuan, hingga petunjuk penggunaan produk.

Semua elemen tersebut memiliki satu tujuan yang absolut, yaitu agar mampu mengkomunikasikan segala macam konten kepada para audiens agar meningkatkan konversi penjualan.

Untuk alasan ini jugalah copywriting bisa kita masukan ke dalam kategori seni, karena melibatkan sebuah tampilan dan keindahan di dalamnya.

Sekalipun tak ada aturan tersendiri di dalamnya, akan tetapi kita harus mampu memenuhi syarat tertentu agar UX copywriting nampak rapi dan mudah dibaca oleh calon pelanggan kita.

Singkat Namun Tak Terbatas

Salah satu aturannya adalah kita harus mampu membuat sebuah tampilan copywriting yang singkat namun tak terbatas.

Terutama jika copywriting yang tengah kamu buat tersebut berjenis Landing Page website, maka kita bisa berkreasi sebebas mungkin tanpa harus dibatasi oleh kata-kata seperti halnya ketika kita ngiklan di Instagram.

Kita bisa menggunakan kata-kata sesedikit mungkin tanpa kehilangan artinya sama sekali. Namun di saat yang bersamaan, kita pun dapat memasukan semua elemen yang perlu disampaikan kepada calon pelanggan kita.

Misalnya gambar-gambar ruangan terbaik untuk yang lagi jual rumah, manfaat kesehatan dari sebuah herbal yang tengah berprofesi sebagai penjual obat, dan lain sebagainya.

Ciri Khas UX Copywriting

Dikarenakan karakteristiknya tersebut, maka UX Copywriting pun memiliki ciri khasnya tersendiri, yang mana beberapa sama dengan penulis biasa, dan ada pula fitur tambahan lainnya yang membuatnya nampak spesial.

Beberapa ciri khasnya tersebut adalah sebagai berikut:

  • Selalu menggunakan kata sederhana dalam menjelaskan segala hal.
  • Lebih berfokus pada produk daripada penjualan.
  • Berfokus pada tampilan
  • Gaya tulisan seperti ngobrol
  • Dapat bekerja sendiri.

Mereka bilang 1 gambar dapat mewakili 1000 kata, dan UX Copywriting memang benar-benar menggambarkan kalimat tersebut secara nyata.